PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mengajukan perubahan susunan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 23 Juni 2026. Perseroan meminta persetujuan pemegang saham untuk mengangkat tiga direktur baru sebagai bagian dari penguatan tata kelola.

Perombakan ini dimaksudkan untuk mendukung pengelolaan portofolio bisnis yang semakin berkembang dan terintegrasi. Sejalan dengan usulan pengangkatan, tiga nama direncanakan mengundurkan diri dari jabatan direktur.

Agenda RUPST

Dalam agenda RUPST, MDKA mengusulkan pengangkatan Mirdal Vismara Timoer, Mohammad Fitriyansyah, dan M.P. Riyadi Effendy sebagai direktur. Ketiganya disebut memiliki kompetensi di bidang keuangan, operasional, manajemen proyek, dan pengembangan bisnis.

Atas usulan tersebut, perseroan juga mengajukan pengunduran diri Jason Laurence, David Thomas Fowler, dan Chrisanthus Supriyo dari jabatan Direktur Perseroan.

Keterangan Manajemen

Presiden Direktur MDKA Albert Saputro mengatakan perubahan susunan direksi telah direncanakan sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi tata kelola dan meningkatkan efektivitas pengelolaan bisnis.

“Merdeka terus berkembang dengan portofolio aset yang semakin luas dan kegiatan operasional yang semakin terintegrasi. Kami percaya pengalaman dan kompetensi para kandidat direksi yang diusulkan akan semakin memperkuat kemampuan perseroan dalam menjalankan strategi pertumbuhan secara disiplin, terukur, dan berkelanjutan,”

Albert menyatakan penguatan tim manajemen penting seiring transformasi MDKA menjadi grup pertambangan dan pengolahan mineral dengan portofolio yang mencakup emas, tembaga, nikel, hingga bahan baku baterai kendaraan listrik.

Profil Kandidat

Mirdal Vismara Timoer diusulkan sebagai salah satu direktur. Sejak 2025 ia menjabat Deputy Group Chief Financial Officer Merdeka Group dan memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di bidang keuangan, akuntansi, pembiayaan, perencanaan strategis, serta hubungan investor. Mirdal bergabung dengan MDKA sejak 2018 dan sebelumnya memegang posisi seperti Head of Corporate Finance, Financial Planning & Analysis, dan Investor Relations.

Mohammad Fitriyansyah diusulkan untuk memperkuat kapabilitas operasional dan pengembangan proyek. Lulusan Teknik Sipil Universitas Indonesia ini memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade di bidang engineering, manajemen konstruksi, dan proyek Engineering, Procurement and Construction (EPC), serta pernah menduduki posisi kepemimpinan di sejumlah perusahaan besar.

Calon ketiga, M.P. Riyadi Effendy atau Teddy Effendy, memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang keuangan, tata kelola perusahaan, transformasi bisnis, dan manajemen strategis. Saat ini ia menjabat Chief of Business Improvement Merdeka Group serta direktur pada beberapa entitas anak usaha perseroan.

Keputusan dan Fokus Ke Depan

MDKA menyatakan perubahan susunan direksi akan efektif setelah mendapat persetujuan pemegang saham dalam RUPST. Perseroan tidak mengusulkan perubahan pada jajaran Dewan Komisaris.

Manajemen juga menyampaikan apresiasi kepada Jason Laurence, David Thomas Fowler, dan Chrisanthus Supriyo atas kontribusi dan dedikasi selama menjabat sebagai anggota direksi.

Ke depan, MDKA akan terus memfokuskan upaya pada penguatan tata kelola perusahaan, menjaga kesinambungan operasional, serta pengembangan portofolio aset pertambangan sesuai rencana bisnis jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan kinerja berkelanjutan dan penciptaan nilai bagi pemegang saham serta pemangku kepentingan.