Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, The Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Penyelenggaraan tahun kelima ini kembali ditempatkan sebagai ajang olahraga berskala internasional yang diharapkan memberi dampak lebih luas bagi ekonomi daerah, pariwisata, investasi, dan pengembangan industri olahraga nasional.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa MotoGP Mandalika perlu dilihat sebagai instrumen pengembangan sport tourism dan pembinaan talenta. Menurut Erick, keberlanjutan penyelenggaraan harus diarahkan agar acara tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga memperkuat ekosistem olahraga dalam negeri.
Dampak Ekonomi Dan Pariwisata
Pada penyelenggaraan sebelumnya, Pertamina Grand Prix of Indonesia tercatat menarik 140.324 penonton. Sepanjang rangkaian kegiatan MotoGP 2025, kawasan The Mandalika mencatat lebih dari 200 ribu pengunjung dari berbagai aktivitas di kawasan tersebut.
Dari sisi ekonomi, penyelenggaraan disebut memberikan dampak hingga Rp4,96 triliun secara nasional. Efek berganda acara ini menyentuh sektor transportasi, akomodasi, kuliner, UMKM, ekonomi kreatif, dan jasa pendukung lainnya. Lebih dari 600 UMKM terlibat dan sekitar 3.000 tenaga kerja terserap pada berbagai sektor pendukung saat pelaksanaan MotoGP 2025.
Tema Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, “The Rise of Local Heroes: Kebangkitan Prestasi Talenta Lokal Gaungkan #IndonesiaMendunia”, mencerminkan upaya memperkuat peran talenta lokal sekaligus memperluas dampak ekonomi dan sosial dari penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.
Penjualan Tiket
Penjualan tiket resmi untuk Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dibuka pada 18 Juni 2026. Penjualan dilakukan secara bertahap, dimulai program Early Bird sejak 18 Juni hingga minggu kedua Juli dengan potongan harga 50%.
Presale 1 berlangsung dari minggu kedua Juli hingga minggu kedua Agustus dengan potongan harga 30%. Presale 2 digelar dari minggu kedua Agustus hingga minggu ketiga September dengan potongan harga 20%. Tiket tersedia melalui aplikasi GOERS, laman resmi themandalikagp.com, serta official ticket booth di Sarinah.
Mandalika Sebagai Katalis Destinasi
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyatakan MotoGP Mandalika telah berkembang menjadi katalis pengembangan destinasi The Mandalika sekaligus alat nation branding. Menurut Maya, ajang ini memberi jangkauan siaran global yang luas dan menjadi etalase kemampuan Indonesia menyelenggarakan event berstandar dunia.
Maya juga menyoroti transformasi sumber daya manusia lokal: pada penyelenggaraan awal marshal masih berasal dari luar negeri, namun kini seluruh marshal yang bertugas merupakan talenta lokal NTB yang memenuhi standar internasional. “Ini adalah bukti bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia tidak hanya menghadirkan kebanggaan nasional, tetapi juga membuka peluang, meningkatkan kompetensi, dan menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat daerah,” ujar Maya.
Perkuat Ekosistem Motorsport
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Moreno Soeprapto, menilai Pertamina Grand Prix of Indonesia berperan penting memperkuat ekosistem motorsport nasional. Kehadiran pembalap Indonesia di kejuaraan dunia menjadi indikator bahwa pembinaan berkelanjutan mampu menghasilkan talenta kompetitif.
Pada penyelenggaraan 2026, sebanyak 76 pembalap dari 23 negara akan tampil, terdiri atas 22 pembalap MotoGP, 28 pembalap Moto2, dan 26 pembalap Moto3. Indonesia kembali memiliki wakil di ajang dunia melalui Mario Suryo Aji (Moto2) dan Veda Ega Pratama (Moto3). Prestasi pembalap muda Indonesia juga ditunjukkan oleh kemenangan Kiandra Ramadhipa di Moto3 Junior World Championship seri Estoril dan podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP seri Misano.
KEK Mandalika Dan Investasi
Sebagai kawasan berstatus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Mandalika diharapkan berperan sebagai instrumen mendorong investasi dan memperkuat ekonomi daerah. MotoGP menjadi sarana membangun kepercayaan pasar dan investor terhadap potensi pariwisata serta kegiatan ekonomi di kawasan tersebut.
Sepanjang 2025, Pertamina Mandalika International Circuit mencatat 285 hari aktivitas dan 206 event. Untuk 2026 ditargetkan 244 hari aktivitas dan 132 event, yang terdiri atas 89 event motorsport dan 43 event non-motorsport.
Siapkan Destinasi Pendukung
NTB menempati jalur destinasi wisata yang dekat dengan Bali dan Labuan Bajo, sehingga kehadiran MotoGP berpotensi memperluas rute kunjungan wisatawan ke Lombok dan destinasi lainnya di NTB, seperti Gili Trawangan, Gili Air, Gili Meno, Pantai Tanjung Aan, Selong Belanak, serta Gunung Rinjani.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Troy Warokka, menyebut konsep “Thrill in Paradise” menempatkan Mandalika berbeda dari seri MotoGP lain. “Melalui konsep ‘Thrill in Paradise’, pengunjung tidak hanya dapat menyaksikan balapan kelas dunia, tetapi juga menikmati keindahan alam, budaya, kuliner, sport tourism, dan berbagai pengalaman khas Indonesia,” kata Troy.
Pengelola kawasan terus berupaya meningkatkan konektivitas, optimalisasi area destinasi, sistem mobilitas, pengembangan area kuliner dan UMKM, serta standar keamanan dan layanan untuk memperkuat kualitas pengalaman pengunjung sepanjang tahun.
Ikuti Ihram.co.id
