PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) menegaskan agenda ekspansi agresif tahun ini setelah penggabungan usaha dengan MyRepublic. Perseroan menetapkan target penambahan 5 juta homepass baru, memperluas jaringan FTTH ke 186 kota dan kabupaten, serta membangun lebih dari 1.000 site Fixed Wireless Access (FWA).
Seiring ekspansi jaringan, MORA juga membidik penambahan sekitar 1,5 juta pelanggan baru sepanjang 2026 untuk memperkuat penetrasi pasar ritel dan korporasi di seluruh Indonesia.
Direktur Utama sekaligus CEO MORA, Timotius Max Sulaiman, mengatakan merger dilakukan untuk mempercepat perkembangan kedua perusahaan yang sebelum penggabungan telah menunjukkan pertumbuhan positif. Menurut Timotius, penggabungan bertujuan menciptakan skala usaha lebih besar dan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur digital nasional.
“Kalau kita lihat alasan utamanya adalah bagaimana melakukan percepatan perkembangan masing-masing perusahaan yang sebelum merger sudah bertumbuh sangat baik. Kami ingin berkontribusi lebih besar lagi dalam percepatan transformasi digital di Indonesia,” ujar Timotius dalam paparan publik di Jakarta.
Timotius menjelaskan Moratelindo dan MyRepublic memiliki kekuatan saling melengkapi: Moratelindo dengan jaringan backbone nasional yang luas, dan MyRepublic dengan jaringan akses last-mile yang kuat di segmen ritel. Perpaduan keduanya dinilai mampu mempercepat ekspansi jaringan serta meningkatkan efisiensi operasional.
Merger memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 26 Maret 2026, dengan tanggal efektif penggabungan usaha (legal day one) ditetapkan 22 April 2026.
Kembangkan Backbone Dan FWA
Selain target homepass dan perluasan FTTH, MORA menyebut telah mengoperasikan lebih dari 200 site FWA yang tersebar di 90 kota dan kabupaten. Rencana pembangunan lebih dari 1.000 site FWA menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan layanan terutama di kawasan yang belum terlayani kabel.
Perseroan juga melanjutkan pengembangan infrastruktur backbone lewat Proyek Rising 8 yang menghubungkan Jakarta, Batam, hingga Singapura. Proyek ini menggunakan kabel fiber optik bawah laut sepanjang 1.128,5 kilometer dengan teknologi repeater cable system berkapasitas tinggi.
“Kami melihat kebutuhan konektivitas yang terus meningkat sebagai peluang jangka panjang yang akan terus kami optimalkan melalui investasi infrastruktur yang berkelanjutan,” tambah Timotius.
Kinerja Keuangan dan Perkembangan Jaringan
Di tengah integrasi bisnis, kinerja keuangan MORA sepanjang 2025 tercatat positif. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp516 miliar, naik sekitar 96,5% dari laba bersih tahun sebelumnya yang sebesar Rp263 miliar. EBITDA meningkat sekitar 9,8% menjadi Rp2 triliun.
Chief Financial Officer MORA, Jimmy Kadir, menyampaikan pertumbuhan dipicu ekspansi pada tiga segmen utama: FTTH, Enterprise, dan Wholesale. Jumlah homepass FTTH meningkat 36% menjadi lebih dari 1 juta, dari sebelumnya 788 ribu, sementara pelanggan ritel tumbuh sekitar 46% menjadi lebih dari 330 ribu pelanggan.
“Untuk pelanggannya juga meningkat sekitar 40%-an menjadi 330 ribu pelanggan. Sehingga secara pendapatan meningkat 38% menjadi Rp1,3 triliun,” kata Jimmy.
Pada segmen enterprise, pelanggan tercatat tumbuh sekitar 44% menjadi lebih dari 17 ribu pelanggan. Segmen wholesale melaporkan peningkatan kapasitas bandwidth sekitar 18% menjadi 38 terabyte (TB), dengan kontribusi pendapatan mencapai Rp876 miliar atau naik 9% dibandingkan tahun sebelumnya.
Hingga akhir 2025, panjang jaringan fiber optik MORA mencapai sekitar 58 ribu kilometer dengan kapasitas jaringan meningkat menjadi sekitar 38 Tbps. Setelah penggabungan dengan MyRepublic, hingga 30 April 2026 jumlah homepass gabungan mencapai lebih dari 12,7 juta dan panjang jaringan backbone serta akses meningkat menjadi lebih dari 166 ribu kilometer.
Selain itu, jumlah pelanggan ritel gabungan tercatat lebih dari 2,6 juta, sementara pelanggan segmen enterprise tetap di atas 17 ribu. Timotius menyatakan penggabungan usaha akan meningkatkan efisiensi operasional, memperluas cakupan layanan, dan memperkuat daya saing perseroan.
Ikuti Ihram.co.id
