Sepakbola

Paul Munster Soroti Mental Juang Bhayangkara FC Jelang Duel Kontra PSBS di Laga Terakhir Paruh Musim

Bhayangkara FC mempersiapkan diri secara serius menjelang laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan melawan PSBS Biak bukan sekadar laga biasa, melainkan penentu bagaimana The Guardians menutup putaran pertama kompetisi musim ini.

Sesuai jadwal, duel PSBS Biak versus Bhayangkara FC akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Senin (12/1/2026) pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini dinilai krusial karena dapat memengaruhi posisi dan kepercayaan diri tim memasuki paruh kedua musim.

Fokus Penuh Jelang Laga Penutup Putaran Pertama

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, menegaskan bahwa timnya memberikan perhatian penuh terhadap pertandingan tersebut. Ia menilai laga ini memiliki bobot penting karena menjadi penutup rangkaian pertandingan di paruh pertama BRI Super League.

Menurut Munster, fokus dan kesiapan mental menjadi kunci utama untuk meraih hasil maksimal. Ia tidak ingin anak asuhnya terlena dengan posisi klasemen saat ini dan menuntut konsistensi permainan hingga menit akhir.

Munster juga menekankan bahwa setiap pertandingan di kompetisi ini selalu menghadirkan tantangan berbeda. Tidak ada laga yang bisa dianggap mudah, termasuk saat menghadapi tim yang berada di papan bawah klasemen.

Mental Bertarung Jadi Kunci Utama

Pelatih asal Irlandia Utara tersebut menyoroti pentingnya mental bertarung pemain di lapangan. Ia menilai kesiapan psikologis akan sangat menentukan bagaimana tim merespons tekanan, terutama ketika bermain di laga tandang.

Munster meminta pemainnya untuk lebih fokus pada performa sendiri ketimbang terlalu memikirkan kekuatan lawan. Baginya, disiplin, kerja keras, dan kekompakan tim adalah fondasi utama untuk meraih poin.

Ia berharap Bhayangkara FC mampu menunjukkan karakter tim yang siap bersaing dan tidak mudah goyah, terlepas dari situasi pertandingan yang berkembang di lapangan.

Dua Pilar Absen, Kesempatan untuk Pemain Lain

Bhayangkara FC dipastikan tidak turun dengan kekuatan penuh pada laga ini. Dua pemain harus absen akibat hukuman kartu, yakni Sani Rizki Fauzi karena akumulasi kartu kuning dan Wahyu Subo Seto yang terkena sanksi kartu merah.

Namun demikian, Munster memandang kondisi ini sebagai peluang bagi pemain lain untuk membuktikan kualitas mereka. Ia menilai kedalaman skuad Bhayangkara FC cukup baik untuk menutupi absennya dua pilar tersebut.

Pelatih berusia 43 tahun itu menegaskan bahwa setiap pemain yang mendapat kesempatan harus siap mengambil peran dan berjuang demi kepentingan tim.

Kondisi Tim dan Target Hasil Positif

Bek Bhayangkara FC, Firza Andika, memastikan seluruh pemain yang tersedia berada dalam kondisi siap tempur. Ia menyebut timnya memiliki motivasi tinggi untuk memperbaiki catatan pertandingan tandang yang belum maksimal musim ini.

Firza menegaskan bahwa para pemain sepakat bekerja keras sejak awal laga demi meraih hasil terbaik. Ia juga berharap Bhayangkara FC mampu menjaga intensitas permainan dan kondisi fisik hingga peluit akhir dibunyikan.

Saat ini, Bhayangkara FC berada di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 22 poin. Sementara PSBS Biak masih tertahan di posisi ke-15 dengan 13 poin. Duel ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama mengincar kemenangan demi tujuan masing-masing.