Persijap Jepara memasuki laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dengan semangat baru. Menjamu Dewa United FC di Stadion Gelora Bumi Kartini, Senin (12/1/2026) malam WIB, Laskar Kalinyamat bertekad menutup putaran pertama dengan hasil positif.
Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi Persijap. Selain sebagai laga penutup paruh musim, duel kontra Dewa United juga menjadi kesempatan emas untuk meraih kemenangan pertama di bawah arahan pelatih anyar, Divaldo Alves. Bermain di kandang sendiri, Persijap berharap dukungan penuh suporter mampu menjadi dorongan ekstra di lapangan.
Target Kemenangan sebagai Misi Utama
Pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves, menegaskan bahwa laga melawan Dewa United bukan sekadar pertandingan biasa. Ia secara terbuka menyatakan target timnya adalah meraih kemenangan demi mengangkat moral pemain yang sempat tertekan oleh hasil kurang memuaskan sebelumnya.
Divaldo menilai persiapan tim berjalan cukup baik. Ia sudah menyampaikan pesan jelas kepada para pemain yang akan diturunkan agar tampil dengan intensitas tinggi dan tidak menyia-nyiakan peluang yang ada.
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, kemenangan akan menjadi titik balik penting bagi Persijap, baik dari sisi mental maupun kepercayaan diri menghadapi putaran kedua kompetisi.
Analisis Lawan Jadi Modal Kepercayaan Diri
Optimisme Divaldo Alves juga didasari hasil analisis terhadap kekuatan Dewa United. Ia menyebut tim lawan datang ke Jepara dengan kondisi yang tidak sepenuhnya ideal, terutama karena absennya beberapa pemain kunci.
Divaldo mengaku sudah memahami karakter permainan Dewa United yang cenderung mengandalkan bola-bola langsung dan serangan dari sisi sayap. Pola tersebut dinilai bisa diantisipasi dengan organisasi pertahanan yang rapi serta transisi bertahan yang disiplin.
Pemahaman ini membuat Divaldo yakin Persijap memiliki peluang besar untuk mengamankan tiga poin, asalkan para pemain mampu menjalankan instruksi dengan konsisten sepanjang laga.
Pendekatan Taktik Disesuaikan dengan Kondisi
Menghadapi laga kandang, Divaldo Alves mengisyaratkan perubahan pendekatan permainan dibandingkan pertandingan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa setiap laga membutuhkan rencana yang berbeda, tergantung karakter lawan dan situasi pertandingan.
Jika pada laga tandang Persijap lebih menitikberatkan keseimbangan dan kehati-hatian, maka saat bermain di kandang sendiri, pendekatan yang lebih agresif dinilai perlu diterapkan. Persijap diharapkan lebih berani menekan dan mengeksploitasi titik lemah lawan.
Divaldo juga menekankan fleksibilitas taktik sebagai kunci. Ia tidak ingin timnya terpaku pada satu pola permainan, melainkan mampu beradaptasi sesuai dinamika di lapangan.
Peran Suporter di Stadion Gelora Bumi Kartini
Selain aspek teknis, Divaldo Alves menaruh harapan besar pada dukungan suporter Persijap. Bermain di hadapan publik sendiri diyakini bisa menjadi faktor pembeda dalam laga krusial seperti ini.
Menurutnya, kehadiran suporter akan memberi energi tambahan bagi pemain untuk tampil lebih percaya diri dan berani mengambil inisiatif. Ia berharap atmosfer Stadion Gelora Bumi Kartini mampu mendorong Persijap tampil maksimal sejak menit awal.
Laga melawan Dewa United bukan hanya tentang strategi dan taktik, tetapi juga soal mental dan momentum. Jika mampu memanfaatkan peluang, Persijap Jepara punya alasan kuat untuk optimistis meraih kemenangan perdana dan membuka lembaran baru menuju putaran kedua BRI Super League 2025/2026.






