Berita

Pemkot Serang Pastikan Warga Setujui Pengiriman Sampah dari Tangerang Selatan ke TPAS Cilowong

Advertisement

Pemerintah Kota Serang menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan warga terkait rencana pengiriman sampah dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kota Serang. Kesepakatan ini menjadi dasar bagi kerja sama antara kedua pemerintah daerah tersebut.

Keterlibatan Warga dan Kompensasi

Kepala Satgas Investasi Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengonfirmasi adanya komunikasi dan kesepakatan dengan warga. “Justru karena ada kesepakatan dengan warga, maka kegiatan ini bisa berjalan. Bahkan dalam proses pengecekan pun kami melibatkan masyarakat. Ini bentuk kolaborasi,” ujar Wahyu pada Jumat (2/1/2026).

Pengecekan yang dimaksud melibatkan 10 truk sampah dari Tangsel yang rencananya akan dikirim ke TPAS Cilowong pada Kamis (1/1) malam. Wahyu menambahkan bahwa masyarakat sekitar, khususnya warga di wilayah Taktakan, dilibatkan sebagai tenaga kerja pengangkut sampah.

Selain itu, pemerintah menjanjikan kompensasi bagi warga sekitar atas pengelolaan sampah di TPAS Cilowong. Pemkot Serang juga akan menerima bantuan keuangan dari Pemkot Tangsel. “Ada kompensasi atas dampak negatif. Dari Tangsel ada dua bentuk, yaitu bantuan keuangan dan retribusi. Retribusinya dihitung sekitar Rp317 ribu per ton, sementara bantuan keuangan nilainya sekitar Rp65 miliar,” jelas Wahyu.

Uji Coba Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Wahyu menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari uji coba untuk menjadikan TPAS Cilowong sebagai lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Proyek pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik ini direncanakan dimulai pada Agustus.

Advertisement

“Ya, ini merupakan bagian dari program pemerintah pusat. Ke depan, sekitar Agustus, Pemkot Serang juga mendapat kepercayaan dari Danantara untuk membangun TPSE, yakni fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik. Sampah akan diolah menjadi listrik,” ungkapnya.

Syarat Pengiriman Sampah

Sebelumnya, Pemkot Serang mengajukan beberapa persyaratan kepada Tangsel terkait pengiriman truk sampah. Salah satu syarat utama adalah agar truk sampah tidak meneteskan air lindi.

“Pengiriman dilakukan dengan sejumlah syarat. Pertama, sampah yang diangkut bukan sampah timbunan lama, tetapi sampah timbulan atau sampah baru,” kata Wahyu. Ia menambahkan, “Kedua, pengelolaan air lindi harus dipastikan tidak berceceran. Karena itu, Kota Tangsel memasang alat tambahan khusus untuk pengelolaan air lindinya.”

Advertisement