Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengalami penurunan signifikan pada awal sesi I perdagangan Kamis, 18 Juni 2026. Pada pukul 09.16 WIB, saham TLKM tercatat turun 7,43% ke level Rp 2.740.

Pelemahan terjadi setelah saham perusahaan dua hari sebelumnya bergerak menguat. Hingga waktu tersebut, sebanyak 46,53 juta saham TLKM diperdagangkan dengan frekuensi 6.200 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 128,73 miliar.

Ex-Date Dividen Jadi Pemicu

Pelemahan saham ini bertepatan dengan ex date dividen Telkom yang jatuh pada 18 Juni 2026 di pasar reguler dan pasar negosiasi. Pada ex date, investor yang membeli saham tidak lagi berhak menerima dividen, sehingga tekanan jual kerap meningkat pada hari tersebut.

Sebelumnya, cum date dividen terjadi pada Rabu, 17 Juni 2026. Pada hari itu saham TLKM tercatat berada pada level Rp 2.960, naik 1,02%.

Nilai Dividen dan Yield

Perusahaan memutuskan membagikan dividen untuk tahun buku 2025 dengan total senilai Rp 21,99 triliun, setara Rp 221 per saham. Dengan angka tersebut, yield dividen Telkom tercatat 7,4%.

Keputusan terkait pembagian dividen disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, 8 Juni 2026, di mana disebutkan nilai dividen tunai sebesar Rp 21,9 triliun. Dana tersebut berasal dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp 17,8 triliun dan laba ditahan Rp 4,2 triliun.

Ketentuan Pembayaran dan Buyback

Pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 19 Juni 2026 berhak menerima dividen sebesar Rp 221 per saham paling lambat pada 10 Juli 2026.

Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga memberikan persetujuan untuk program pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp 4 triliun. Pelaksanaan buyback akan dilakukan secara bertahap atau sekaligus, baik melalui Bursa Efek Indonesia maupun di luar bursa, mulai 9 Juni 2026 sampai 8 Juni 2027.