CEO Danantara, Rosan Roeslani, memaparkan sejumlah faktor yang menurutnya menjadi pendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah dalam beberapa hari terakhir. Menurut Rosan, pergerakan positif pasar keuangan nasional bukanlah hasil kebetulan, melainkan akumulasi dari langkah-langkah strategis.

Rosan menyebutkan bahwa perbaikan sentimen investor terhadap prospek ekonomi domestik serta meningkatnya kepercayaan investor global menjadi pilar utama penguatan tersebut. Ia menilai kondisi ini tercipta seiring upaya pemerintah menjaga fundamental ekonomi dan memperkuat iklim investasi.

Selain faktor kebijakan, Rosan juga menunjuk masuknya aliran modal asing ke pasar saham dan obligasi sebagai kontributor penting. Masuknya dana luar negeri itu, menurutnya, turut menopang apresiasi rupiah dan kenaikan IHSG.

Rosan menambahkan bahwa upaya mendorong pertumbuhan sektor riil turut memberikan efek positif ke pasar keuangan. Perbaikan di sektor riil, kata dia, membantu mempertahankan optimisme pelaku pasar terhadap prospek jangka menengah perekonomian Indonesia.

Ia berharap penguatan IHSG dan rupiah dapat menjadi momentum yang memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi di kawasan Asia, sejauh kebijakan dan kondisi pasar tetap stabil.