Kepedulian sosial dari dunia usaha diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk bantuan kemanusiaan dan dukungan pembangunan fasilitas publik. Sandiana Soemarko, pengusaha yang aktif dalam kegiatan filantropi, menekankan peran usaha dalam memperkuat kehidupan sosial masyarakat.
Langkah nyata itu salah satunya tampak pada dukungan terhadap pembangunan Kapela St. Antonius Padua di Fatumetan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Bantuan diarahkan untuk mempercepat penyelesaian rumah ibadah agar warga memiliki ruang lebih layak untuk beribadah dan berkegiatan bersama.
Dukungan Untuk Rumah Ibadah
Bagi Sandiana, rumah ibadah bukan sekadar ruang spiritual, tetapi juga pusat kebersamaan yang memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di komunitas setempat. “Saya percaya bahwa setiap orang berhak memiliki tempat yang layak untuk beribadah dan membangun kebersamaan,” ujarnya.
Menurut Sandiana, hadirnya fasilitas yang lebih baik ikut menumbuhkan harapan dan semangat masyarakat. Oleh karena itu, dukungan terhadap pembangunan kapela dimaknai sebagai kontribusi pada penguatan sarana sosial dan budaya di daerah tersebut.
Bantuan Bencana dan Pendekatan Filantropi
Selain proyek fasilitas keagamaan, Sandiana juga terlibat dalam penyaluran bantuan bagi warga terdampak bencana di wilayah Sumatera. Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok dan difasilitasi melalui kerja sama dengan sejumlah pihak terkait.
Kegiatan ini diarahkan untuk meringankan beban selama masa tanggap darurat serta mendukung proses pemulihan pascabencana. Sandiana menyebut penyaluran bantuan menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas dan tak hanya berorientasi pada dukungan material semata.
“Bisnis bukan hanya tentang pertumbuhan dan keuntungan, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Jika kita memiliki kesempatan untuk membantu, maka sudah sepatutnya kesempatan itu dimanfaatkan untuk kebaikan bersama,” kata Sandiana.
Praktik filantropi yang dijalankan menekankan pentingnya kolaborasi antara individu, sektor swasta, komunitas lokal, dan lembaga sosial. Sandiana berharap kerja sama lintas pihak membuat penyaluran bantuan lebih efektif dan menjangkau mereka yang paling membutuhkan.
Peran Perempuan Dalam Kepedulian Sosial
Kiprah Sandiana juga menggambarkan peran perempuan dalam memperkuat kepedulian sosial. Melalui keterlibatan di bidang usaha dan kegiatan kemanusiaan, perempuan dinilai dapat mengambil peran lebih luas dalam pembangunan sosial dan mendorong solidaritas antarsesama.
Di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat, dukungan dari dunia usaha seperti bantuan kemanusiaan dan pembangunan fasilitas publik menjadi bagian dari upaya bersama membangun ketahanan sosial di luar ranah kebijakan pemerintah.
Ikuti Ihram.co.id
