Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) mengalami penguatan pada perdagangan Kamis (25/6/2026), ditutup naik 2,27% ke Rp22.500 setelah diborong investor asing.

Pergerakan itu tercatat dari transaksi sebanyak 6,63 juta saham dengan frekuensi 7.062 kali dan nilai transaksi mencapai Rp148,37 miliar. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp3,4 miliar pada saham UNTR.

Meski menguat pada hari tersebut, kinerja saham United Tractors dalam jangka pendek masih menunjukkan tekanan. Dalam sebulan terakhir harga saham tercatat melemah 6,44%, sedangkan dalam tiga bulan terakhir penurunan mencapai 25%.

Dari sisi valuasi, saham UNTR tercatat atraktif dengan rasio price to book value (PBV) sebesar 0,87 kali, yakni di bawah 1. Sementara price earning ratio (PER) tercatat 32,64 kali secara annualized.

Dalam analisanya, MNC Sekuritas mencatat penguatan UNTR disertai munculnya volume pembelian, namun masih terbatas oleh resistensi rata-rata pergerakan 20 hari (MA20).

— “Namun penguatannya masih tertahan oleh MA20,” tulis MNC Sekuritas.

Berdasar rekomendasi yang sama, MNC Sekuritas menyarankan strategi Buy on Weakness pada rentang harga 21.350–22.075. Target harga yang ditetapkan adalah Rp23.850 untuk target pertama dan Rp24.850 untuk target kedua, dengan level stoploss di bawah Rp20.875.