Sepakbola

AS Roma Tundukkan Sassuolo 2-0, Dybala Masih Gagal Akhiri Puasa Gol

JakartaPaulo Dybala kembali gagal mencatatkan namanya di papan skor saat AS Roma menundukkan Sassuolo dalam lanjutan Serie A. Meski demikian, pelatih Giallorossi, Gian Piero Gasperini, mengaku tetap puas dengan kontribusi penyerang asal Argentina tersebut.

Kemenangan Roma di Olimpico

Laga pekan ke-20 Serie A yang mempertemukan Roma vs Sassuolo berlangsung di Stadion Olimpico pada Minggu (11/1/2026) dini hari WIB. Tuan rumah berhasil mengamankan tiga poin penuh lewat kemenangan meyakinkan 2-0.

Dua gol kemenangan Roma masing-masing dicetak oleh Manu Kone dan Matias Soule. Hasil ini membawa I Lupi merangsek naik ke peringkat ketiga klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 39 poin dari 20 pertandingan.

Catatan Puasa Gol Dybala

Paulo Dybala Belum Mencetak Gol Lagi Untuk As Roma Sejak Oktober 2025 (foto: Getty Images/giuseppe Bellini)
Paulo Dybala belum mencetak gol lagi untuk AS Roma sejak Oktober 2025 (Foto: Getty Images/Giuseppe Bellini)

Meskipun timnya menang, sorotan tertuju pada Paulo Dybala yang bermain penuh selama 90 menit. Pemain berusia 32 tahun itu tampil agresif dengan melepaskan empat tembakan, di mana dua di antaranya tepat sasaran. Namun, tidak ada satu pun yang bersarang di gawang lawan.

Dengan hasil ini, Dybala tercatat sudah 76 hari tidak mencetak gol. Terakhir kali ia membobol gawang lawan adalah saat Roma menang tipis 1-0 atas Sassuolo pada Oktober tahun lalu. Berikut adalah statistik performa Dybala dalam laga tersebut:

Tembakan4
Tembakan ke Gawang2
Durasi Puasa Gol76 Hari

Pembelaan Gian Piero Gasperini

Menanggapi kebuntuan sang bintang, Gian Piero Gasperini memilih untuk bersikap santai. Ia menilai Dybala tetap memberikan pengaruh besar dalam permainan tim secara keseluruhan.

“Dia menunggu pertandingan besar untuk memecah kebuntuan,” ucap Gasperini berkelakar saat diwawancarai DAZN Italia.

Gasperini menegaskan bahwa dirinya tidak merasa khawatir dengan produktivitas Dybala yang menurun. Baginya, kualitas permainan yang ditunjukkan sang pemain jauh lebih penting daripada sekadar angka di papan skor.

“Saya senang dengan ini, yang penting dia terus bermain dan menikmati dirinya sendiri. Malam ini kita menyaksikan repertoar kemampuan luar biasanya, sama bagusnya dengan saat melawan Lecce. Dia akan menemukan kembali kekuatan dan akurasi tembakannya,” pungkas Gasperini.