PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada Senin (29/6/2026) menyatakan telah menyelesaikan divestasi kepemilikan 3,03% saham di PT Citra Palu Mineral (CPM).

Nilai transaksi yang tercatat mencapai US$9,05 juta atau setara Rp151,9 miliar, menurut keterangannya.

Dalam transaksi ini, BUMI menjual 24.999 saham seri A dan 927.236 saham seri C CPM kepada anak usaha, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS).

“Ini bagian dari proses transisi strategis dan diversifikasi perseroan,” kata manajemen BUMI.

Alokasi Modal Dan Eksposur Tidak Langsung

Manajemen menyatakan divestasi memungkinkan alokasi kembali modal untuk inisiatif pertumbuhan sejalan agenda diversifikasi.

BUMI tetap mempertahankan eksposur tidak langsung terhadap kinerja CPM melalui kepemilikannya di BRMS.

Pandangan Analis

Dalam riset yang dikutip, analis menyebut pergeseran ke saham emiten berpendapatan dalam dolar AS, termasuk sektor logam dan batu bara, menjadi salah satu strategi di tengah fluktuasi pasar.

— “Untuk saham emiten logam dan batu bara berbasis pendapatan dolar AS, pilihan utama kami adalah Antam (ANTM), Amman Mineral Internasional (AMMN), Bumi Resources (BUMI), dan Timah (TINS),” tulis Head of Equity Research Samuel Sekuritas Indonesia, Prasetya Gunadi dan tim.

Prasetya menyebut kebijakan pertambangan yang dinilai lebih ramah dunia usaha—termasuk tidak adanya kenaikan royalti, penerapan skema gross split, dan status pemasok tunggal—merupakan salah satu dasar pandangan bahwa pasar komoditas mendekati titik dasar.

Selain itu, ia mencatat risiko kebijakan yang sebelumnya menekan saham komoditas mulai berkurang setelah pemerintah meningkatkan kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pada semester II-2026.

Risiko Dan Rekomendasi

Analis juga menyorot bahwa BUMI memiliki eksposur tinggi terhadap average selling price (ASP) batu bara yang berbasis dolar AS. Namun, proses transisi menuju skema Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dengan tenggat 31 Desember 2026 tetap menjadi faktor yang perlu dipantau.

Samuel Sekuritas merekomendasikan buy untuk saham BUMI dengan target harga Rp300. Rekomendasi buy juga diberikan untuk ANTM, AMMN, dan TINS dengan target harga masing-masing Rp4.600, Rp7.000, dan Rp7.000.