PSBS Biak menunjukkan performa impresif saat menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar Senin (12/1/2026) sore WIB itu langsung mencuri perhatian publik berkat dominasi total tuan rumah yang berakhir dengan skor telak 4-0.
Sejak menit awal, laga sudah berjalan dengan intensitas tinggi. PSBS Biak tampil agresif dan tidak memberi ruang bagi Bhayangkara FC untuk mengembangkan permainan. Kombinasi tekanan cepat, pergerakan tanpa bola, serta efektivitas penyelesaian akhir membuat tim tuan rumah unggul jauh sebelum turun minum.
Awal Laga Panas dan Penuh Tekanan
Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika penyerang PSBS Biak, Mohcine Hassan Nader, sudah menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras. Insiden ini menjadi sinyal bahwa laga akan berlangsung keras dan sarat duel fisik.
Alih-alih menurunkan tempo, PSBS Biak justru semakin meningkatkan agresivitas. Mereka terus menekan lini pertahanan Bhayangkara FC dengan pressing tinggi, memaksa lawan melakukan kesalahan demi kesalahan dalam membangun serangan dari belakang.
Gol Pembuka dari Bek Tengah
Dominasi PSBS Biak akhirnya berbuah gol pada menit ke-25. Menariknya, gol pembuka justru lahir dari lini belakang. Sandro Anibal, yang maju membantu serangan, sukses memaksimalkan situasi bola mati dan membawa PSBS Biak unggul 1-0.
Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain tuan rumah. Bhayangkara FC terlihat kesulitan menjaga konsentrasi, sementara PSBS Biak semakin leluasa mengalirkan bola dan mengontrol permainan.
Nader Bangkit, Gol Datang Beruntun
Pada menit ke-37, Mohcine Hassan Nader menebus kartu kuning di awal laga dengan mencetak gol kedua PSBS Biak. Penyerang asing itu memanfaatkan celah di pertahanan lawan dan menyelesaikan peluang dengan tenang untuk menggandakan keunggulan.
Tekanan PSBS Biak tak berhenti sampai di situ. Menjelang akhir babak pertama, tepatnya menit ke-45, Ruyery Blanco ikut mencatatkan namanya di papan skor. Gol ketiga ini lahir dari skema serangan cepat yang kembali memperlihatkan rapuhnya koordinasi lini belakang Bhayangkara FC.
Tensi Meningkat di Menit-Menit Akhir
Menit-menit akhir babak pertama diwarnai ketegangan. Bhayangkara FC mulai bermain lebih keras untuk memutus aliran bola PSBS Biak. Akibatnya, Slavko Damjanovic menerima kartu kuning pada menit 45+4, disusul Sandro Anibal pada menit 45+6.
Meski tensi meningkat, PSBS Biak tetap fokus mencari gol tambahan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit 45+8 ketika Luquinhas mencetak gol spektakuler dari lini tengah. Gol ini memastikan PSBS Biak menutup babak pertama dengan keunggulan mencolok 4-0. dan ketika babak kedua berakhir skor akhir tetap 4-0.
Statistik dan Fakta Menarik Babak Pertama
Babak pertama sepenuhnya menjadi milik PSBS Biak. Seluruh gol dicetak oleh tuan rumah dengan kontribusi dari berbagai lini. Bek, gelandang, hingga penyerang sama-sama berperan dalam pesta gol tersebut.
Selain itu, tiga kartu kuning yang keluar menunjukkan kerasnya duel di lapangan. Namun, PSBS Biak terbukti mampu mengelola emosi dengan lebih baik dibandingkan Bhayangkara FC, sehingga tetap efektif dalam menyerang.






