Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 52,49 poin atau 0,84% ke level 6.202,46 pada perdagangan sesi I Rabu (17/6/2026). Pergerakan indeks hari ini tercatat berkisar antara 6.200 hingga 6.377.

Meskipun IHSG terkoreksi, terdapat lima saham yang justru melonjak hingga menyentuh batas auto rejection atas (ARA) dan menempati posisi teratas dalam daftar top gainers.

Lima Saham Mentok ARA

Kelima saham yang melesat ke batas ARA meliputi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) yang naik 35% menjadi Rp 135 per saham, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) yang melesat 34,01% ke Rp 264, dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) yang meningkat 24,86% menjadi Rp 2.260.

Saham lainnya yang juga menyentuh ARA adalah PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) naik 24,58% ke Rp 1.115, serta PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) melonjak 24,43% menjadi Rp 550.

Volume, Nilai Transaksi, dan Pergerakan Saham

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, sebanyak 22,06 miliar lembar saham diperdagangkan pada sesi I dengan nilai transaksi mencapai Rp 16,31 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 1.577.131 kali.

Secara komposisi, 275 saham mengalami kenaikan, 394 saham turun, dan 144 saham stagnan. Kelompok saham blue chip yang tergabung dalam indeks LQ45 terkoreksi 0,15%.

Sektor-Sektor Melemah

Hampir seluruh sektor melemah pada penutupan sesi I. Sektor perindustrian memimpin pelemahan dengan anjlok 2%, diikuti sektor energi turun 1,87%, sektor transportasi turun 1,63%, sektor barang baku minus 1,11%, dan sektor keuangan turun 1,09%.

Satu-satunya sektor yang mencatat penguatan adalah sektor barang konsumsi primer, naik 0,35%.

Pergerakan Indeks Asia

Indeks saham regional beragam pada perdagangan sesi I. Straits Times (Singapura) melonjak 1,53% dan Nikkei (Jepang) naik 0,74%. Sebaliknya, Shanghai (China) melemah 0,31% dan Hang Seng (Hong Kong) turun 0,36%.

Top Loser

Pada sisi penurunan, saham PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) memimpin daftar top losers setelah anjlok 14,81% ke Rp 1.985 dan menyentuh batas auto rejection bawah (ARB).