Universitas Nankai di China menganugerahkan gelar Profesor Kehormatan bidang ekonomi kepada Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa. Penghargaan diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi Purbaya dalam pengelolaan keuangan publik, kebijakan ekonomi, dan stabilitas sektor keuangan di tingkat regional.

Surat resmi dari Universitas Nankai kepada Kementerian Keuangan diterima pada Selasa, 23 Juni 2026, yang menyampaikan penganugerahan tersebut dan undangan untuk keterlibatan akademik lebih lanjut.

Profesor Xinming Li dari Universitas Nankai menjelaskan bahwa keputusan penganugerahan didasarkan pada kepemimpinan Purbaya yang dinilai berkontribusi signifikan terhadap pengelolaan keuangan publik internasional serta pembangunan ekonomi dan stabilitas keuangan di kawasan Asia Tenggara.

“Kami meyakini bahwa keahlian mendalam Anda sangat selaras dengan komitmen Universitas Nankai terhadap penelitian dan pendidikan mutakhir di bidang ekonomi, kebijakan publik, dan keuangan. Hal ini akan sangat menginspirasi para dosen dan mahasiswa kami, sekaligus semakin mempererat hubungan akademis dan strategis antara China dan Indonesia,”

Sebagai bagian dari status Profesor Kehormatan, Purbaya akan diundang memberikan kuliah umum, berinteraksi dengan para peneliti, dan menghadiri upacara penganugerahan resmi yang akan dijadwalkan kemudian berdasarkan kesepakatan kedua pihak.

Universitas Nankai juga menyatakan harapan agar keterlibatan Purbaya dapat memperkuat kerja sama akademik dan pertukaran pengetahuan antara kedua negara.

“Merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk dapat menyambut Anda sebagai bagian dari komunitas Universitas Nankai, dan saya menantikan kedatangan Anda kembali ke kampus kami!”

Riwayat Karier Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Merah Putih di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia dilantik pada 8 September 2025 menggantikan pendahulunya.

Sebelum menjadi menteri, Purbaya menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan sejak 2020. Ia juga pernah menduduki sejumlah posisi strategis di pemerintahan, termasuk Wakil Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi serta sebagai penasihat senior pada beberapa kementerian koordinator dan Kantor Staf Kepresidenan.

Karier profesional Purbaya dimulai di sektor energi sebagai insinyur lapangan di Schlumberger Overseas SA, sebelum beralih ke industri keuangan sebagai ekonom senior dan kepala ekonom di Danareksa Research Institute serta kemudian menempati posisi eksekutif di Danareksa Sekuritas.

Dari sisi akademik, Purbaya meraih gelar sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung. Ia melanjutkan studi ke Amerika Serikat dan memperoleh gelar magister serta doktor di bidang ekonomi dari Purdue University.