PT Solusi Bangun Andalas, unit usaha PT Semen Indonesia Tbk, mengubah limbah kelapa di kawasan wisata Pantai Lampuuk, Aceh, menjadi bahan baku pakan ternak melalui program Sampah Kelapa untuk Desa Sejahtera (Sakeladera).

Inovasi ini mengolah sekitar 60 ton sampah kelapa per bulan menjadi cocopeat, serbuk sabut kelapa yang dicampur ke pakan unggas. Langkah tersebut membantu menekan biaya pakan hingga 60% dan mengurangi emisi dari pembakaran sampah.

Awal Mula dan Pelaksanaan Program

Tim penanganan mencatat timbulan sampah kelapa sekitar 60 ton per bulan yang sebelumnya dibiarkan membusuk atau dibakar, menimbulkan emisi sekitar 34,8 ton CO₂ per bulan. Pada 2024, Solusi Bangun Andalas menginisiasi program Sakeladera dan bermitra dengan komunitas Bank Sampah Generasi Milenial (Basagemil), yang sebelumnya telah bekerja sama dalam program lain sejak 2022.

Perusahaan menyediakan peralatan pengolah sabut kelapa menjadi cocopeat, serta memberikan edukasi dan pendampingan kepada Basagemil dan masyarakat setempat agar program dapat diterima dan berjalan.

Dampak Terukur Program

Program Sakeladera menurunkan timbulan sampah menjadi 20–24 ton per bulan dari sebelumnya 60 ton. Beberapa kelompok ternak unggas di Lhoknga memanfaatkan cocopeat sebagai campuran pakan sehingga biaya pakan turun hingga 60% atau sekitar Rp28,2 juta per bulan, serta mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Peran program juga menciptakan sumber pendapatan lokal. Sebanyak 28 orang terlibat dalam rantai pasok—mulai pengumpulan sampah di pantai, pemilahan, pengolahan menjadi cocopeat, hingga distribusi.

Produk cocopeat yang dihasilkan telah lulus uji laboratorium Balai Riset dan Standardisasi Industri terkait kandungan kalsium dan protein. Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan program ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan dalam Sustainability Roadmap SIG 2030.

Vita menyebutkan, “Sustainability Roadmap SIG 2030 merupakan panduan strategis bagi seluruh entitas bisnis SIG dalam mewujudkan komitmen keberlanjutan, yang memuat strategi dan indikator kinerja keberlanjutan secara komprehensif dan aplikatif. Program Sakeladera Solusi Bangun Andalas menjadi bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat di Aceh.”

Lebih jauh, program tercatat memberikan rasio social return on investment (SROI) sebesar 2,5, yang berarti setiap Rp1 investasi menghasilkan Rp2,5 manfaat bagi masyarakat.

Suara Penerima Manfaat

Salah seorang penerima manfaat, Muhammad Ikhsan dari Kelompok Usaha Puyuh Andalas, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian perusahaan. Ikhsan menyatakan program telah membawa perubahan nyata bagi operasional kelompoknya dan memungkinkan pengolahan sampah kelapa menjadi produk bernilai ekonomi yang membantu menekan biaya produksi pakan ternak.