Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan program penggunaan kompor listrik sebagai bagian dari strategi diversifikasi energi nasional.
Langkah itu dimaksudkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap elpiji (LPG), yang menurut Bahlil sekitar 80 persen kebutuhan nasionalnya masih dipenuhi lewat impor.
Alasan dan Tujuan Kebijakan
Pemerintah menilai besarnya porsi impor elpiji menjadi tantangan bagi ketahanan energi serta menimbulkan tekanan pada anggaran negara akibat biaya impor. Program kompor listrik digagas untuk mendorong pemanfaatan listrik yang pasokannya dinilai makin memadai.
Selain mengurangi penggunaan elpiji impor, inisiatif ini juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian energi, meningkatkan efisiensi energi rumah tangga, dan mendukung transisi menuju sumber energi yang lebih berkelanjutan.
Ikuti Ihram.co.id
