Pengamat politik Boni Hargens menilai hasil survei Litbang Kompas yang mencatat 80,6 persen responden menyatakan kinerja Polri membaik mencerminkan implementasi reformasi di tubuh institusi tersebut.

Menurut Boni, data survei itu menjadi rujukan empiris untuk menilai arah transformasi lembaga kepolisian dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri.

“Data survei Litbang Kompas menjadi rujukan empiris yang kredibel dalam menilai arah reformasi institusional Polri,” kata Boni dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Boni menyatakan angka 80,6 persen dapat dipandang sebagai indikator meningkatnya kepercayaan publik yang menjadi dasar penilaian sejauh mana reformasi kepolisian terlihat di mata masyarakat.

Ia menilai capaian tersebut menunjukkan keseriusan Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam menjalankan reformasi, baik pada aspek kinerja operasional maupun budaya organisasi.

Boni menyebut konsep PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) sebagai salah satu wujud reformasi yang mendasari transformasi institusi Polri.

“Konsep tersebut tidak hanya menyentuh aspek teknis operasional, tetapi juga mendorong budaya kepolisian yang lebih humanis, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujarnya.

Menurut Boni, meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri bukan sekadar capaian institusional; hal itu juga berkontribusi pada penguatan demokrasi dan stabilitas pemerintahan.

Di tengah dinamika aksi protes terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, Boni menekankan pentingnya keseimbangan antara otoritas negara dan kepercayaan masyarakat sebagai faktor penopang stabilitas nasional.

Dalam konteks pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, ia menilai Polri memiliki peran strategis dalam menjaga ketertiban, mengelola dinamika sosial, dan menegakkan hukum secara berkeadilan.

“Keberhasilan Polri dalam membangun kepercayaan publik memiliki implikasi yang melampaui tugas kepolisian, karena turut menyentuh dimensi stabilitas demokrasi dan legitimasi pemerintahan,” kata Boni.

Survei Litbang Kompas yang menjadi rujukan Boni menunjukkan 80,6 persen responden menilai kinerja Polri semakin membaik. Selain itu, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri tercatat meningkat menjadi 82,4 persen dari 76,2 persen pada 2025.

Survei tersebut dilaksanakan pada 9–18 April 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden di 38 provinsi. Metode pengambilan sampel menggunakan pencuplikan sistematis bertingkat dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,83 persen.