Ketua Organizing Committee Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026, Saifullah Yusuf, menggelar rapat koordinasi untuk memastikan kesiapan acara menjelang Muktamar NU ke-35 tahun 2026.
Selain rapat, Saifullah yang akrab disapa Gus Ipul juga memimpin apel Banser dan pengamanan di Pondok Pesantren Ploso, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, lokasi pelaksanaan Munas-Konbes, Selasa (16/6/2026).
Agenda Utama Munas-Konbes
Gus Ipul menyatakan pembukaan Munas-Konbes akan dihadiri pejabat pemerintahan daerah, organisasi masyarakat, serta tokoh nasional. Penutupan acara direncanakan berlangsung di Bangkalan pada 23 Juni dengan undangan kepada Bapak Presiden Prabowo.
Dalam pertemuan kali ini, salah satu fokus pembahasan adalah reformasi organisasi. Termasuk di antaranya wacana pelembagaan Ahlul Khali wal Aqdi (AHWA).
“Jika selama ini Ahwa bersifat ad-hoc (hanya untuk memilih Rais Aam), ke depan diusulkan menjadi lembaga permanen yang mendampingi Rais Aam sekaligus menjadi anggota Majelis Tahqiq,”
Calon Tuan Rumah dan Tokoh yang Muncul
Beberapa daerah telah mengajukan diri menjadi tuan rumah Muktamar mendatang, antara lain Nusa Tenggara Barat, DKI Jakarta, Sumatra Barat, serta sejumlah pesantren di Jawa Timur.
Tokoh yang disebut-sebut mulai muncul sebagai figur sentral dalam forum antara lain Menteri Agama Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar dan Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar Jombang, KH Abdussalam.
Persiapan Tuan Rumah Lokal
Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, KH Abdurrahman Al-Kautsar atau Gus Kautsar, mengatakan semua persiapan sarana dan prasarana telah disampaikan kepada pengurus pusat.
“Dari peserta resmi mungkin sekitar 500 sekian orang. Ditambah dengan para tamu undangan serta para masyayikh, harapan kami forum ini mampu menghadirkan sebanyak-banyaknya masyayikh untuk bersilaturahim. Mohon doanya agar Munas-Konbes ini berjalan aman, nyaman, dan membawa manfaat.”
Ikuti Ihram.co.id
