Hiburan

Lulus PPG 2025? Pastikan NRG Terbit di Sebelum Tanggal Ini Agar Tunjangan Cair Tanpa Kendala

Bagi ribuan guru yang dinyatakan lulus program Pendidikan Profesi Guru (PPG) di akhir tahun 2025, kebahagiaan menerima Sertifikat Pendidik (Serdik) barulah langkah awal.

Perjuangan sesungguhnya untuk mendapatkan hak Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau tunjangan sertifikasi akan ditentukan pada awal tahun 2026, khususnya pada proses penerbitan Nomor Registrasi Guru (NRG).

Berdasarkan pola administrasi di lingkup Kemendikdasmen, NRG bagi lulusan PPG tahun 2025 diproyeksikan akan terbit secara resmi pada Maret 2026.

Namun, agar proses ini berjalan mulus tanpa kendala administrasi yang menyebabkan tunjangan tertunda, para guru diingatkan untuk melakukan langkah-langkah krusial mulai Februari 2026.

Mengapa Februari 2026 Menjadi Bulan Krusial?

Pastikan Nrg Terbit Di Maret 2026

Penerbitan NRG dilakukan secara otomatis oleh sistem pusat setelah data kelulusan dari LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) tersinkronisasi dengan aplikasi Dapodik.

Bulan Februari merupakan periode puncak validasi data di portal Info GTK untuk semester pertama tahun anggaran 2026.

Jika pada bulan Februari data Anda belum valid atau NRG belum muncul, hal ini bisa menghambat penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP). Padahal, SKTP merupakan syarat mutlak agar tunjangan profesi dapat dicairkan pada bulan Maret atau April 2026.

Tips Pastikan Tunjangan Cair Tepat Waktu

Agar hak tunjangan Anda tidak “tercecer”, berikut adalah tips dan panduan yang harus diperhatikan oleh guru lulusan Pendidikan Profesi Guru 2025:

1. Input Data Serdik ke Dapodik

Segera setelah menerima fisik Sertifikat Pendidik (Serdik), pastikan Operator Sekolah (OPS) menginput nomor sertifikat, tanggal terbit, dan bidang studi ke dalam aplikasi Dapodik. Pastikan tidak ada kesalahan satu digit pun, karena ketidaksesuaian data akan membuat sistem menolak penerbitan NRG otomatis.

2. Pantau Info GTK Mulai Februari 2026

Lakukan pengecekan secara berkala di laman info.gtk.kemdikbud.go.id. Fokuslah pada kolom “Status Validasi Tunjangan Profesi”. Jika muncul kode “02” (Belum Valid), segera cek bagian mana yang masih merah. Di bulan Februari ini, pastikan status NRG sudah menunjukkan perkembangan atau setidaknya data kelulusan sertifikasi Anda sudah terbaca.

3. Pastikan Beban Mengajar Linear 24 Jam

Selain NRG, syarat utama pencairan TPG adalah beban kerja. Pastikan mata pelajaran yang Anda ampu linear dengan bidang studi di Serdik dan memenuhi minimal 24 jam tatap muka per minggu. Sinkronisasi data jam mengajar ini sangat menentukan apakah status di Info GTK akan menjadi “Valid” (Hijau).

4. Verifikasi NUPTK dan Data Adminduk

NRG hanya akan terbit bagi guru yang memiliki NUPTK aktif. Selain itu, pastikan Nama dan NIK di Dapodik sudah sesuai dengan data di Dukcapil.

Masalah perbedaan nama (misalnya penulisan gelar) seringkali menjadi alasan NRG gagal terbit tepat waktu.

Jadwal Pencairan

Jika NRG Anda terbit tepat waktu di bulan Maret 2026 dan status Info GTK sudah valid (Hijau), maka Anda berpeluang masuk dalam daftar penerima TPG tahap pertama.

Mengacu pada mekanisme terbaru, tunjangan profesi ini diproyeksikan mulai masuk ke rekening guru secara bertahap mulai akhir Maret hingga April 2026.

Jangan tunda koordinasi dengan Operator Sekolah. Pastikan data Anda bersih dan valid sebelum cut-off sinkronisasi data di akhir Februari 2026. Selamat bagi para guru profesional baru, pastikan administrasi Anda seprofesional pengabdian Anda!