Pemerintah tengah menimbang penyesuaian anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berpotensi memangkas jumlah penerima manfaat secara signifikan. Sejumlah sumber yang mengikuti pembahasan internal menyebut target penerima program dapat turun menjadi sekitar 49 juta orang.
Pembahasan itu, menurut sumber, berlangsung pada Kamis (25/6/2026) dan melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) serta pihak-pihak terkait yang mengkaji evaluasi dan pengurangan anggaran program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
Skema Pemangkasan Anggaran
Sumber yang mengetahui pembahasan menyebut BGN mempertimbangkan pemangkasan anggaran minimal 15% dari alokasi MBG 2026 sebesar Rp 268 triliun. Nilai pemangkasan diperkirakan mencapai sekitar Rp 40 triliun hingga Rp 50 triliun, meski belum ada keputusan final.
Sebelumnya, anggaran MBG sempat dikurangi dari alokasi awal Rp 335 triliun. Perhitungan untuk pengurangan terbaru dan penyesuaian jumlah penerima masih dalam proses dan dapat berubah.
Pengetatan Kriteria dan Penundaan Dapur Baru
Berdasarkan dokumen presentasi internal yang beredar, penyesuaian penerima akan dilakukan melalui pengetatan kriteria sosial dan ekonomi. BGN juga disebut menunda rencana penambahan lebih dari 13.000 dapur baru yang sebelumnya direncanakan untuk memperluas program.
Sumber menyatakan rencana penyesuaian telah dibahas dengan komisi terkait di DPR, dan keputusan akhir diperkirakan akan dibahas dalam beberapa pekan mendatang.
Isyarat Dari Pemerintah
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat memberikan isyarat akan kembali memangkas anggaran MBG untuk 2026. Besaran pemangkasan belum ditentukan karena masih menunggu hasil evaluasi yang dilakukan pejabat baru BGN.
Salah satu sumber menilai program memerlukan perancangan ulang agar lebih efisien dan berkelanjutan secara fiskal. “Program ini membutuhkan perancangan ulang total, yang melibatkan sistem yang kurang terpusat,” kata sumber tersebut.
Sumber itu menambahkan pemerintah dapat mempertimbangkan model dapur berbasis sekolah untuk menekan biaya operasional ketimbang membangun fasilitas baru secara masif.
Sejarah Singkat Program
Program MBG yang menjadi prioritas Presiden Prabowo mulai dijalankan pada Januari 2025. Semula program menargetkan menjangkau 83 juta penerima dan mengantongi alokasi Rp 335 triliun untuk 2026.
Pada Mei 2026, alokasi anggaran MBG telah dikurangi menjadi Rp 268 triliun sebagai bagian dari penyesuaian ruang fiskal pemerintah. Jika usulan pemangkasan terbaru disetujui, anggaran program akan kembali berkurang.
Ikuti Ihram.co.id
